Menjadi Muslimah Menginspirasi

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Kayfa haluk sobat blogger, kali ini ana memposting sebuah artikel mengenai Muslimah Menginspirasi, mari disimak. Kirimkan saran dan kritik membangunnya ya terkait ini, syukron


“Menjadi Muslimah Menginspirasi”

Menginspirasi, banyak hal yang dapat diungkapkan oleh kata tersebut. Inspirasi kata bakunya memberikan aspek baik positif maupun negatif yang dimaknai dengan meniru, meneladani dan mengagumi. Pada hakikat ‘muslimah menginspirasi’ menggambarkan wanita muslim yang dilihat dari aspek positif sebagai seseorang yang menginspirasi dalam berbagai hal. Dengan kepribadian, kecerdasan dan prestasi yang dimiliki menjadi ketertarikan bagi orang-orang disekitarnya. Menjadikan inspirasi. Selain itu dilihat dari hubungannya kepada sesama manusia dan kepada tuhan-Nya, Allah SWT.
Ada gak sih muslimah yang menginspirasi itu? Setiap zaman memiliki sosok muslimah yang menginspirasi. Mulai dari penciptaan hawa sampai zaman millenial sekarang ini. Sosok muslimah menginspirasi ada pada isteri-isteri Nabi Muhammad SAW, para shahabiyah dan wanita-wanita pembaharu zaman pengetahuan. Khadijah binti Khuwailid salah satunya, istri Rasulullah SAW yang dikenang sepanjang hidup oleh suaminya. Wanita terdidik, cerdas dalam berbagai urusan dan penggerak peradaban dimasanya. Menjadi contoh muslimah inspirasi yang hebat disaat dirinya masih muda hingga menjadi seorang istri Rasulullah SAW. Disisi lain wanita pembisnis yang handal yang rela hasilnya digunakan untuk dakwah Rasulullah SAW.
Pada zaman ini misalnya Oki Setiana Dewi, wanita yang hijrah hingga menemukan jati dirinya sebagai seorang muslimah. Mulai dari bermain film islami membawa dirinya terus-menerus memperbaiki keislamannya hingga menjadi seorang pendakwah. Ia juga menerbitkan buku-buku, meneruskan sekolahnya dan menjadi seorang istri dengan tiga orang anak. Contoh tersebut merupakan muslimah yang menginspirasi kita sebagai muslimah yang dapat mengembangkan dirinya diluar tugas utama kita (menjadi anak perempuan, isteri dan ibu). Hal yang wajar memilki rasa iri kepada mereka yang dapat melampaui dirinya.
Marilah kita sebagai muslimah menjadi tokoh yang dapat menjadi inspirasi. Tapi adakah tahap-tahap yang harus dilalui? Ada. Sebagai role model muslimah menginspirasi memiliki tahap-tahap yaitu kenali diri, gali dan kembangkan potensi, hasilkan karya, perluas jaringan dan memberi kebermanfaatan bagi sesama.
Mari kita bahas satu persatu. Pertama kenali diri, pahamilah bahwasannya kita sebagai hamba-Nya dan taatlah serta dekatkanlah diri kita kepada Allah SWT sang pencipta. Perbaikilah hubungan terhadap-Nya, mengikuti perintahnya dan menjauhi larangannya. Kenali diri sebagai muslimah yang terus-menerus memperbaiki diri untuk taat kepadanya. Yakinlah kita dapat mengenal diri kita dengan mengenal pencipta kita, Allah SWT. Posisikan diri kita sebagai muslimah yang taat kepada-Nya.
Kedua gali dan kembangkan potensi, setiap kita memilki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Potensi dapat terlahir dari kekurangan atau kelebihan kita. Mencoba hal-hal yang disenangi merupakan cara menggali potensi. Bukalah pengetahuan seluas-luasnya, membaca buku mulai dari ilmu agama sampai ilmu politik, mengaji atau belajar dengan guru dan membiasakan diri terlibat dalam kondisi yang berbeda dari zona nyaman (pengalaman baru). Namun bila kita hanya berdiam dan sebatas menyukai tapi tak mendalami maka potensi tersebut akan terus terkubur. Potensi itu dicapai melalui habits kita. Yuk, gali terus potensi kita!
Ketiga hasilkan karya, dari potensi kita gali maka dikembangkan menjadi sebuah karya. Bentuk karya tidak selalu dalam bentuk tulisan saja (read-buku), karya dapat berbentuk kerajinan (seni tangan, desain, kreasi dll.) serta seni berbicara di depan umum. Muslim dan muslimah dituntut menjadi da’i/ah bagi seluruh umat. Seni berbicara dan tulisan menjadi bahan utama bidang dakwah yang digelutinya. Tapi beda zaman beda cara, era modern ini dakwah dengan keduanya perlu tapi dakwah sosmed sangat ampuh. Karena objek dakwah sekarang sering berselancar di dunia maya dan sangat jarang di dunia nyata. Maka, sebagai muslimah pun perlu berkembang menghasilkan karya yang digandrungi oleh kebanyakan objek dakwah (misal membuat vlog, desain dakwah dll.). Dan sasarannya pun mencakup perempuan (khususnya) dan berbagai lapisan masyarakat.
Keempat perluas jaringan, muslimah identik dengan pribadi tertutup dan berteman dengan orang-orang tertentu (eksklusif). Dengan memperluas jaringan pertemanan dapat melepaskan keterikatan muslimah dengan definisi tersebut. Berteman dengan kawan-kawan sevisi dan menjalin komunikasi dengan mereka merupakan awal mengembangkan diri menjadi lebih baik. Berteman dengan perbedaan latar belakang dan pengetahuan agama yang masih awam. Dapat dijadikan ladang dakwah seorang muslimah untuk menuntun mereka dan menjadikan diri sebagai model muslimah yang menginspirasi. Kuatkan tekat Anda untuk menjadi sosok yang mampu menjadi muslimah yang menginspirasi.
Terakhir memberi kebermanfaatan bagi sesama, dengan tahap sebelumnya muslimah dapat memberi manfaat bagi sekitarnya. Ilmu yang didapatkan kemudian ia sebar benihnya merupakan awal muslimah memberi manfaat kepada sesamanya. Menjadikan dirinya ujung tombak perubahan atas manfaat yang ia rasakan dan ia keluarkan dalam bentuk kata-kata, tulisan, perilaku serta perbuatan yang menjadikan dirinya bermanfaat. Muslimah seperti ini yang dinantikan oleh umat yang haus akan sosok muslimah yang  menginspirasi. Menjadikan karya-karyanya dinikmati, perilakunya yang budiman menolong sesama, kepandaiannya mengajarkan kepada murid-muridnya, hingga tutur kata dan perilakunya dapat dicontoh.
Semoga dengan kelima tahap tersebut muslimah dapat menginspirasi. Menebar manfaat bagi sesama dan dapat berkontribusi di dalam perubahan peradaban. Menjadi muslimah sejati, menginspirasi dan membangun negeri. Salam perempuan peradaban. 

Jazakillah khair, Ane terima saran dan kritiknya atas tulisan ini :)

Komentar