Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2015

Pengertian Wara’

Prinsip dasar wara’ adalah sifat yang berisi  kehati-hatian yang luar biasa dan tidak adanya keberanian untuk mendekati sesuatu yang bersifat haram, termasuk juga hal-hal yang sifatnya ragu-ragu atau subhat. Dan dalam hal ini, Nabi Saw bersabda: “Sesungguhnya yang halal dan yang haram itu jelas. Dan di antara keduanya banyak hal-hal syubhat yang kebanyakan orang tidak mengetahuinya. Barangsiapa yang menjaga diri dari hal-hal yang syubhat maka ia telah membersihkan agama dan kehormatannya. Wara’ membawa ketenangan hati Imam al-Bukhari   ra   mengutip perkataan Hasan bin Abu Sinan   ra : ‘Tidak ada sesuatu yang lebih mudah dari pada sifat wara':   “Tinggalkanlah sesuatu yang meragukanmu kepada sesuatu yang tidak meragukanmu . Begitu juga terhadap hal dimana hati mengingkarinya sesuai Ibnu ‘Asakir   ra : “Sesuatu yang diingkari hatimu, maka tinggalkanlah . Terkait dengan gerak hati ini, Nabi Saw bersabda: “Kebaikan adalah sesuatu yang jiwa meras...

Empat Tingkat Manusia Dalam Menghadapi Ujian / Musibah

Mari kita simak pemaparan mengenai "Empat Tingkat Manusia Dalam Menghadapi Ujian / Musibah" ini. ۞ TINGKATAN PERTAMA: MARAH-MARAH Ini terbagi kepada beberapa macam: 1. Terjadi di dalam hati, misalnya jengkel terhadap Tuhan karena taqdir buruk menimpanya. Ini dilarang dalam Islam, terkadang malah bisa menjerumuskan kepada kekufuran. Allah Ta’ala berfirman: “Di antara manusia ada yang menyembah Allah dengan berada di tepi, maka jika memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keaadaan itu, dan jika ditimpa suatu bencana berbaliklah ia ke belakang. Ia rugi dunia dan akhirrat” [Al-Hajj : 11] 2. Dengan lidah, misalnya meminta celaka dan binasa dan yang semisal itu. Ini juga dilarang. 3. Dengan anggota tubuh seperti menampar pipi, merobek saku, menjambak rambut dan semisalnya. Semua ini dilarang karena bertentangan dengan SABAR yang merupakan kewajiban setiap muslim. ۞ TINGKATAN KEDUA: BERSABAR Seperti diucapkan oleh seorang penyair “Sabar seperti namanya, pahit...

6 Rahasia dan Keutamaan Shalat Dhuha

Shalat dhuha merupakan salah satu diantara shalat-shalat sunah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Banyak sekali penjelasan hadits yang telah menyebutkan berbagai keutamaan dan keistimewaan shalat Dhuha bagi siapa saja yang melaksanakannya. Berikut ini adalah beberapa hadits Rasulullah Muhammad saw yang menceritakan tentang keutamaan shalat Dhuha, di antaranya: 1. Sedekah bagi seluruh persendian tubuh manusia Dari Abu Dzar al-Ghifari ra, ia berkata bahwa Nabi Muhammad saw bersabda: “Di setiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala” (HR Muslim). 2. Ghanimah (keuntungan) yang besar Dari Abdullah bin `Amr bin `Ash radhiyallahu `anhuma, ia berkata: R...